29 April 2020 19:19:34
Ditulis oleh admin

Musdes validasi dan penetapan penerima manfaat BLT-DD Rahayu TA 2020

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rahayu melaksanakan Musyawarah Desa Khusus terkait membahas Validasi dan penetapan Calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa Tahun Anggaran 2020 sebagai bentuk upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat miskin di tengah pandemi Covid-19,29/04/2020


Kegiatan tesebut merupakan tahap awal Pemdes Rahayu untuk menentukan kuota penerima manfaat sesuai dengan anggaran pagu dalam pencaiaran BLT-DD Penanganan Covid-19
Musdes tersebut di hadiri dan di pimpin langsung Kepala Desa Rahayu bersama ketua BPD desa Rahayu. Kasi pemerintahan Kecamatan soko, pendamping Dana Desa kecamatan Soko, PLD Rahayu, perangkat desa rahayu,babinsa Rahayu, Babinkamtibmas desa Rahayu, anggota BPD rahayu, LPMD, ketua Rw, Ketua RT, Tokoh masyarakat dan tokol perempuan yang terbagi menjadi 2 sesi guna memenuhi SOP kesehatan Covid-19, sesi pertama di mulai pukul 09.00 WIB dan sesi kedua di mulai Pukul 13.00 WIB,


dalam sambutan ketua BDP desa Rahayu bapak kamsiadi menyampaikan semoga dengan adanya musdes ini penerima manfaat BLT-DD Covid-19 tepat sasaran dan sudah sesuai dengan kriteria yang di tetapkan pemerintah,
Kepala Desa Rahayu bapak Imam Lughuzali menyampaikan agar tidak ada kecemburuan sosial antara penerima BLT dan yang tidak mendapatkan BLT karena kuota terbatas dan hanya bisa mengambil beberapa nama yang benar-benar masuk kriteria penerima manfaat, untuk desa Rahayu jumlah penerima manfaat ada 92 keluarga yang di ajukan sesuai anggaran pagu penanganan Covid-19 desa rahayu, bapak kepala desa juga menyampaikan kepada undangan agar selalu mensosialisasikan ke masyarakat agar selalu waspada terhadap covid-19 terutama untuk selalu memantau yang datang dari perantauan yang masih dalam masa karantina agar jangan sampai keluar rumah karena bisa membahayakan warga sekitar apabila yang bersangkutan sedang terpapar covid-19,


Dan dari kasi pemerintahan kecamatan soko Bapak Masykuri menjelaskan untuk teknis dalan penanganan covid-19 harus sesuai juknis yang sudah di tetapkan pemerintah agar tidak ada kendala dan masalah penanganan covid-19 dan selalu berkoordinasi dengan kecamatan apabila ada kendala terkait anggsran untuk penanganan covid-19. Rwl



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus